Inilah 9 Mitos Tentang Kecantikan Yang Membuat Kita Tercengang

Mitos Kecantikan – orang bilang begini, yang lain bilang begitu. Katanya menurut si anu begini, tetapi faktanya menurut dokter tidak begitu. Yang benar yang mana? Kalau kita merujuk pada fakta medis kadang-kadang memang berbeda dengan apa yang menjadi kepercayaan banyak orang. Itulah mitos.

Begitulah, nasihat yang disampaikan turun-temurun maupun perbedaan info seputar kecantikan yang disampaikan berulang nyatanya belum pasti kebenarannya. Kalau kita tidak teliti ya jadinya gampang dibodohi. Itulah pentingnya membaca. Yuk simak apa saja mitos tentang kecantikan berikut:

mitos seputar kecantikan


Apakah Anggur merah Memang baik untuk kecantikan kulit?

Ada kabar yang tersebar, bahwa anggur merah baik untuk kecantikan kulit? Benarkah? Ya, itu benar. Tapi tidak hanya minum anggur fermentasi yang kaya antioksidan dan polyphenol yang fungsinya melawan radikal bebas dalam tubuh dan membantu menghambat timbulnya gejala penuaan. Tapi kalau minuman keras anggur tentu saja tidak usah kita minum, karena ada banyak bahaya terkandung di dalamnya.

Ada cara lain untuk bisa memanfaatkan aggur merah bagi kecantikan kulit. Yakni dengan mencampurkan segelas anggur merah dalam satu baskom air hangat, lalu gunakan untuk merendam tangan dan kaki sebelum manikur pedikur. Dengan begitu, kulit akan lebih lembut.

Apakah Makan cokelat dapat membuat kulit wajah berjerawat?
Ini juga kabar yang tersebar di masyarakat bahwa makan coklat ddapat membuat kita berjerawat. Benarkah kabar tersebut? Jawabannya: Salah. Karena berdasarkan penelitian medis, antara coklat dan timbulnya jerawat tidak ada kaitannya sama sekali. Pemicu jerawat bukan berasal dari coklat, tetapi bisa jadi karena kondisi hormonal setiap individu serta pola membersihkan wajah.

Benarkah penyebab lingkaran hitam di seputar mata karena terlalu sedikit tidur?
Menurut anda, kira-kira bagaimana? Ya, anda benar. Jawabannya adalah: Benar. Penyeba lingkar mata hitam adalah karena kurang tidur, itu salah satunya. Karena kurang tidur, pembuluh darah di area bawah mata menjadi membengkak, dan kemudian warna kulit di area mata akan berubah merah semu biru. Naaa, jika ingin lingkar mata hitam itu hilang, ya tirulah dengan cukup. Selain itu, biasakan untuk menjaga posisi tidur yang baik, menghindari kafein, alkohol, dan juga rokok, demikian saran ahli.

Apakah Pemakaaian Make Up Berjamaah dapat Menyebarkan bakteri
Kalau anda tinggal di kos, atau tinggal bersama saudara perempan, mungkin anda sering pinjam-meminjam make up. Nah, apakah hal tersebut berbahaya? Jawabannya, iya. Ini mungkin seperti sikat gigi. Menurut ahli dapat menyebarkan bakteri, meski risiko ineksinya kecil. Lebih-lebih untuk jenis make up yang kerap bersentuhan dengan saliva dan kelembapan merupakan media yang ‘nyaman’ bagi bakteri untuk bersarang. Maka, kalau bisa sih gunakan make up untuk sendiri saja, kecuali jika memang sangat terdesak.

Semakin tinggi SPF, maka Semakin tinggi pula perlindungan kulit.
Itulah mitos yang benar-benar mitos. Salah jika kita mengganggap bahwa semakin tinggi SPF maka semakin tinggi pula perlindungan kulit. Karena jumlah SPF yang tertera pada sunscreen hanya menunjukkan berapa lama seseorang akan terlindungi dari terpaan sinar matahari sebelum kulitnya terbakar. Untuk itu, kalau hanya sekadar keluar rumah, cukup gunakan sunscreen yang mengandung setidaknya SPF 15 dan terapkan lagi setelah kurang lebih 6 jam. Aman untuk kulit.

Apakah membasuh wajah dengan air dingin bisa memperkecil pori-pori kulit?
Pernah dengar kulit jeruk? Istilah untuk menyebut kulit yang memiliki pori-pori yang besar. Nah, ada mitos yang beredar bahwa membasuh muka deengan air dingin dapat memperkecil pori-pori? Benarkah?

Jawabannya: Tidak benar alias salah. Membasuh wajah dengan air dingin hanya dapat mengembalikan pori kulit ke ukuran semula. Untuk memperkecil pori-pori kita bisa menyamarkan tampilannya dengan merawat kulit menggunakan pembersih berkandungan lembut, dan melakukan proses eksfoliasi dengan produk yang mengandung alpha hydroxy acid atau salicylic acid, itupun harus rutin paling tidak 1-3 kali dalam seminggu. Kalau sudah maka sel kulit mati akan terangkat dan pori kulit dapat kembali kecil.

Apakah perawatan wajah yang rutin harus dengan tiga langkah: Cleanse, tone, moisturize.
Itu tidak benar. Berdasarkan paparan ahli dematolog, kita bisa hanya membersihkan wajah dengan cleanser tanpa harus mengaplikasi toner. Anda tahu, Cleanser yang berkualitas dapat membantu membersihkan wajah hanya dengan air. Tetapi jika anda merasa nyaman dengan tiga ritual ini anda bisa cukup memilih toner yang baik, yaitu yang berlabel anti-iritasi serta bebas alkohol.

Apakah kulit yang berminyak tidak butuh moisturizer?
Siapa bilang? Orang-orang? Padahal itu salah. Anda tahu, tujuan utama pemberian moisturizer yakni untuk melembapkan kulit. Oleh sebab itu kalau toh kulit anda sudah memproduksi minyak berlebih, anda tetap butuh nutrisi agar tampilannya tetap halus dan lembut. Sarannya, mestinya kita hindari produk bertekstur padat, dan kemudian memilih produk yang bertekstur ringan dan terbuat dari bahan dasar air, ‘water-based’.

Kita mesti hati-hati. Ketahuilah bahwa pelembap yang berbahan dasar air ini tersedia dalam tekstur lotion. Lebih dari itu, anda juga sebaiknya memilih pelembap yang diformulasikan secara khusus untuk kulit berminyak, yakni pelembap yang berlabel ‘oil-free’ dan ‘oil-control’. Wah, wah, agak ribet juga ya ternyata.

Penyebab Kerutan Salah Satunya adalah Tidur pada satu sisi, Benarkah?
Ini baru mitos yang bisa dipercaya. Karena berdasar The American Academy of Dermatology (AAD) diketahui bahwa posisi tidur tertentu yang berulang-ulang dapat menciptakan kerutan, salah satunya adalah tidur di satu sisi. Timbulnya kerutan karena tidur di satu sisi ini biasanya di seputar area pipi dan dagu. Sementara itu, tidur telungkup dapat memicu kerutan pada kulit di sela-sela alis. Ya, tentu saja tidak langsung, melainkan kerutan itu timbul dengan pelan-pelan.

Baca juga:
9 Rahasia Seputar Mitos Makanan Ibu Hamil
1001 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kecantikan Wajah dan Rambut

Apakah Kulit keing memperburuk keriput pada wajah.
Ya, kulit kering memang bisa memperburuk keriput pada wajah. Sebaliknya, kulit lembab akan menyamarkan kerutan dan membuat kerutan bergerak lamban. Berdasarkan paparan para ahli, diketahui pada kondisi kulit kering, radikal bebas serta substansi eksternal negatif lainnya akan menyerang lapisan kulit. Jika dibiarkan maka lambat tapi pasti itu bisa membuat kolagen serta elastin yang berperan menjaga elastisitas kulit, berkurangnya kemampuannya. Lalu terbentuklah kerutan.

Itulah 10 mitos tentang kecantikan Muslimah Cantik hadirkan berdasarkan referensi dari majalah femina, mungkin perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat untuk kita smeua

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »